Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Daerah » KECAMAN KERAS; RSUD BANGIL AKHIRNYA TERIMA BAYI KRITIS SETELAH TEKANAN PUBLIK, HABIB JINDAN BAHARUN TURUN TANGAN

KECAMAN KERAS; RSUD BANGIL AKHIRNYA TERIMA BAYI KRITIS SETELAH TEKANAN PUBLIK, HABIB JINDAN BAHARUN TURUN TANGAN

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASURUAN RI1TV. COM– Setelah melalui proses panjang dan tekanan yang luar biasa dari Habib Jindan Baharun dari berbagai pihak, termasuk intervensi langsung dari Majelis Dzikir Prabowo RI 1, bayi berusia 3 bulan yang sebelumnya ditolak RSUD Bangil kini telah diterima untuk mendapatkan perawatan medis. Meskipun demikian, kejadian ini meninggalkan luka mendalam dan kekecewaan yang tak terhingga.

Bayi kritis yang dirujuk dari Klinik Medikal Kraton tersebut, akhirnya bisa masuk dan mulai ditangani di RSUD Bangil. Namun, penerimaan ini terjadi setelah kegaduhan publik dan desakan keras, bukan atas dasar inisiatif rumah sakit itu sendiri.

Kekecewaan Mendalam Meskipun Bayi Diterima

Kami selaku Majelis Dzikir Prabowo RI 1, yang telah mendapatkan laporan masyarakat, sejak awal langsung telah mengintervensi kasus ini sejak via telpon perjalanan dari lokasi kunjungan di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, ke Rumah Sakit Bangil, menyatakan bahwa meskipun bayi telah diterima, rasa kecewa dan sedih masih sangat membayangi.

“Betul, bayi ini akhirnya diterima setelah kami bersuara keras, setelah kami meminta perhatian khusus. Tapi ini bukan cara yang benar. Kami tetap merasa sangat kecewa dan sedih. Mengapa harus menunggu viral dulu? Mengapa harus menunggu kami turun tangan dulu? Ini menunjukkan ada yang salah fundamental dalam sistem pelayanan kita,” tegas kami.

Tuntutan Sanksi Tegas dan Perbaikan Sistem

Kami dengan tegas meminta agar perilaku-perilaku buruk seperti ini HARUS DITIADAKAN dan HARUS DITOLAK di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia. Tidak hanya itu, kami juga menuntut sanksi tegas dan tindak lanjut terhadap pihak-pihak atau oknum-oknum di rumah sakit yang terlibat dalam penolakan ini.

“Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Oknum-oknum yang menolak pasien gawat darurat, apalagi bayi 3 bulan, HARUS DIPROSES secara hukum. Ini memalukan bangsa, memalukan pemerintah, memalukan Presiden Prabowo RI 1 di mata rakyatnya sendiri. Nanti akan dipertanyakan Mana rasa tanggung jawab Pemerintah Daerah terhadap keselamatan warganya?” lontarnya dengan nada geram.

Praktik “Harus Ada Kenalan” Tidak Boleh Dibiarkan

Kami juga menyoroti dugaan praktik “harus ada kenalan” atau “orang dalam” yang disebut-sebut menjadi syarat untuk mendapatkan pelayanan prima. Praktik ini harus diberantas tuntas.

“Sistem yang membuat rakyat merasa harus ‘punya kenalan’ untuk berobat untuk mendapatkan rujukan itu namanya sistem yang rusak. Kita harus tegaskan, pelayanan kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara, bukan hak istimewa bagi segelintir orang,” tambahnya.

Pelanggaran Hukum dan Etika yang Tak Termaafkan

Kami kembali mengingatkan bahwa penolakan pasien gawat darurat adalah pelanggaran serius terhadap:

1. UU No. 17 Tahun 2023 Pasal 174: Mewajibkan fasilitas kesehatan menerima pasien gawat darurat tanpa alasan.
2. UU No. 17 Tahun 2023 Pasal 275: Mewajibkan tenaga medis memberikan pertolongan pertama.
3. Sanksi Pidana Pasal 190: Ancaman penjara dan denda bagi pelaku penolakan.

Kami mendesak agar kasus ini menjadi momentum untuk pembenahan total sistem pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit pemerintah, demi memastikan tidak ada lagi bayi atau warga negara mana pun yang ditolak saat membutuhkan pertolongan, dan harus melihat skla preoritas. Ri1tv. Com bangil

Penulis

Media Dakwah, Media Informasi RI1, Istana, Pemerintah dan Penegakkan Hukum, Fungsi Kontrol Sosial Dakwah Kemasyarakatan, The Power Of Dzikir, Konsultan Hukum & Spritual, Advokasi dan Mediasi berbasis Usaha Dakwah dan Iman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Perumahan Summarecon bogor di Gugat ahli waris Nico Mamesah

    Perumahan Summarecon bogor di Gugat ahli waris Nico Mamesah

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Fakta ini adalah kilas balik upaya hukum dari ahli waris Niko Mamesah atas tanah mereka yang saat ini dikuasai Summarecon dengan anak perusahaannya yang telah membangun ratusan perumahan. Almarhum Niko Mamesah meninggal pada tahun 2000 dengan ia meninggalkan harta berupa sebidang tanah yang bersertifikat Hak Milik No 84 di desa Nagrak seluas 65 hektar yang […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
    War

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • HABIB JINDAN BAHARUN, PENGACARA SINGA ALLAH YANG MAMPU MENAKLUKKAN DAN MEMBATALKAN PENETAPAN HARI EKSEKUSI RESMI PENGADILAN NEGERI JOMBANG TERHADAP PONDOK PESANTREN

    HABIB JINDAN BAHARUN, PENGACARA SINGA ALLAH YANG MAMPU MENAKLUKKAN DAN MEMBATALKAN PENETAPAN HARI EKSEKUSI RESMI PENGADILAN NEGERI JOMBANG TERHADAP PONDOK PESANTREN

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    JOMBANG RI1tv.com – Sebuah kemenangan besar dan mukjizat nyata kembali terukir di bumi santri Pondok Pesantren Indonesia. Habib Jindan Baharun, yang layak disematkan gelar, “Pengacara Allah- “Singa Allah”, yang berhasil menaklukkan kezaliman dan membatalkan penetapan hari eksekusi resmi Pengadilan Negeri Jombang terhadap sebuah pondok pesantren di Jombang. Perjuangan ini bukan sekadar soal hukum, melainkan pertarungan […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • PRESIDEN PRABOWO PERKUAT KERJA SAMA DENGAN JEPANG, INVESTASI 23 MILYAR DOLAR AS DISEPAKATI

    PRESIDEN PRABOWO PERKUAT KERJA SAMA DENGAN JEPANG, INVESTASI 23 MILYAR DOLAR AS DISEPAKATI

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    RI1TV DOT COM – Tokyo – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan penting ke Jepang dan bertemu langsung dengan Kaisar Naruhito di Tokyo pada hari Senin. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah lama terjalin antara kedua negara. Dalam ajang Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang menyusul pertemuan dengan Kaisar Naruhito, kedua belah pihak […]

expand_less