SELAMAT JALAN ANANDA MUHAMMAD RIZAL: HABIB JINDAN BAHARUN: AKAN MENUNTUT SECARA HUKUM KEPALA RUMAH SAKIT BANGIL ATAS KEMATIAN BAYI 3 BULAN AGAR MENJADI PELAJARAN YANG BERHARGA

0

PASURUAN RI1tv. Com– Hati seluruh masyarakat berduka atas wafatnya Ananda Muhammad Rizal, bayi mungil berusia 3 bulan yang menjadi korban tragis akibat penolakan pelayanan di Rumah Sakit Daerah dan yang di kuburkan hari ini hari jumat 10 April 2026.

Mendengar kabar duka ini, Habib Salim Jindan Baharun, selaku Presiden Majelis Dzikir Prabowo RI-1 dan juga Advokat, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam sekaligus seruan keras demi perbaikan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.

SELAMAT JALAN ANANDA, SEMOGA MENJADI RAHMAT & KEBERKAHAN BAGI BANGSA

“Dengan penuh rasa sedih dan ikhlas, kami mengucapkan Selamat Jalan Ananda Muhammad Rizal. Semoga Allah SWT menempatkanmu di tempat yang paling mulia, di sisi para Nabi dan orang-orang sholeh,” ucap Habib Jindan dengan suara bergetar.

Beliau berharap, wafatnya bayi yang masih sangat kecil ini bukanlah akhir yang sia-sia, melainkan menjadi titik balik dan keberkahan dan Rahmat yang besar bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Semoga kematianmu ini menjadi rahmat, menjadi penggugah hati nurani, dan menjadi kebangkitan kesadaran bagi kita semua. Terutama bagi mereka yang sering dipersulit, sering ditolak, dan sering kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak hanya karena keterbatasan keadaan atau keterbatasan biaya.”

BANYAK KELUHAN MASYARAKAT DI PASURUAN DAN SEKITARNYA: DITOLAK DENGAN DALIH KAMAR PENUH & ALAT TIDAK ADA DAN SEBAGAINYA

Habib Jindan Baharun menegaskan bahwa kasus yang menimpa Ananda Rizal bukanlah kejadian yang berdiri sendiri. Selama beberapa hari terakhir melakukan kunjungan dan penanganan kasus di wilayah Pasuruan dan sekitarnya, beliau menerima begitu banyak keluhan dan pengaduan menyakitkan dari masyarakat.

“Banyak sekali keluhan yang masuk. Mulai dari persulitannya menerima rujukan, hingga penolakan terhadap pasien gawat darurat dengan dalih tidak ada alat, kamar penuh, dan berbagai alasan lainnya. Bahkan baru-baru ini juga ada kasus menyedihkan, seorang anak berusia 1 tahun yang meninggal dunia tanpa mendapatkan penanganan yang semestinya.”

Beliau menegaskan, sadar atau tidak, kita harus mengakui bahwa masih ada masalah pada sistem, dan yang paling utama adalah hati, pikiran, serta iman kita yang perlu ditinjau ulang.

PESAN PENGINGAT: PERBAIKI HABLUM MINALLAH DAN HABLUM MINANNAS

“Sungguh hidup di dunia sementara, akhirat iselama lamanya. La ilaha illallah. Kapan kita mati, kapan kita hidup, tidak ada yang tahu kecuali Allah SWT,” dan kita tidak punya jaminan umur sampai kapan kita hidup, tegasnya.

“Maka marilah kita perbaiki diri kita sebaik-baiknya. Perbaiki hubungan kita dengan Allah (Hablum Minallah), dan perbaiki juga hubungan kita dengan sesama manusia (Hablum Minannas). Jangan sampai karena jabatan, karena tugas, kita melukai hati orang lain dan mengabaikan nyawa yang sedang membutuhkan pertolongan.”

TINDAKAN LANJUT: PERTANGGUNGJAWABAN & GUGATAN HUKUM PERDATA MAUPUN PIDANA

Melihat realita yang memilukan ini, Habib Jindan Baharun menegaskan komitmennya untuk tidak tinggal diam.

“Kematian Ananda Muhammad Rizal dan kasus-kasus lain ini harus menjadi titik balik. Kami akan turun tangan serius.

Dalam waktu dekat, kami akan mendatangi rumah Sakit RSUD Bangil untuk meminta pertanggungjawaban penuh kepada Kepala Rumah Sakit sebelum Kami Pengacara Presiden MengAjukan Gugatan Hukum melalui Kantor Pengacara Presiden Majelis Dzikir Prabowo RI-1 Perwakilan Jawa Timur Pimpinan Habib Ahmad Al-hamid Pengacara Gaib, Kami akan tuntut dilakukan evaluasi total dan perbaikan total yang serius baik dari sisi sistem, prosedur, maupun sisi kemanusiaan.

Kami juga akan Mendatangi Kepala Daerah Bupati Pasuruan dan Kapolres Pasuruan, meminta untuk mengusut tuntas dan melakukan tindakkan tegas kepada lsiapa saja yang bertanggung jawab atas meninggalnya bayi tak berdosa ini.”

Semoga kepergian Ananda Muhammad Rizal menjadi rahmat dan menjadi cambuk pembangun bagi perbaikan pelayanan kesehatan di Indonesia. Aamiin.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. ( Tim Liputan RI-1 TV.COM Pasuruan Bangil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *