Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Berita Kapolri » Habib Salim Jindan Baharun Presiden Majelis Dzikir Prabowo RI-1 Ucap Selamat dan Mendoakan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga: Menjadi Kapolri

Habib Salim Jindan Baharun Presiden Majelis Dzikir Prabowo RI-1 Ucap Selamat dan Mendoakan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga: Menjadi Kapolri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RI1TV.COM | JAKARTA – Majelis Zikir Prabowo RI 1 dan Majelis Zikir RI 1 secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses yang tulus serta penuh doa kepada Pimpinan Utama Polda Metro Jaya, atas keberhasilan dan kepercayaan negara yang kini menyandang pangkat bintang tiga di bahu beliau. Ucapan ini disampaikan langsung oleh Presiden Majelis Zikir Prabowo RI 1 sekaligus Presiden Majelis Zikir RI 1, Habib Salim Jindan Bahrun.

Tanggapan Kapolda Metro Jaya Atas Kenaikan Pangkat ;

Merespons ucapan selamat dan dukungan yang datang dari berbagai kalangan, termasuk dari para tokoh agama dan masyarakat luas, Kapolda Metro Jaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Beliau menyatakan bahwa kenaikan pangkat ini bukanlah pencapaian pribadi, melainkan amanah berat yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia dan kepercayaan rakyat.

“Saya mengucapkan terima kasih dan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT. Penghargaan setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada Pemerintah dan Presiden Republik Indonesia atas kepercayaan besar ini. Bagi saya, bintang tiga di bahu ini bukan sekadar simbol jabatan atau kekuasaan, melainkan bukti tanggung jawab yang semakin besar untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Saya bertekad akan bekerja lebih keras lagi demi menegakkan hukum yang adil dan beradab,” ujar Kapolda Metro Jaya dengan penuh rasa syukur.

Pesan Mendalam: Pemimpin dan Aparat Harus Selalu Dzikir Ingat Allah dan Mati

Dalam pernyataannya, Habib Salim Jindan Bahrun menyampaikan pesan yang sangat menyentuh dan sarat akan makna spiritual serta tanggung jawab kebangsaan. Beliau berpesan agar Kapolda Metro Jaya senantiasa memimpin seluruh jajaran penegak hukum di lingkungan Polda Metro Jaya untuk selalu berdzikir, mengingat Allah SWT, dan senantiasa mengingat kematian.

“Dzikir mengingat Allah dan mengingat mati adalah bekal terbesar dan benteng paling kokoh bagi seorang pemimpin maupun aparat penegak hukum. Dengan selalu ingat kepada Allah dan hari akhir, insya Allah hati kita akan terjaga, tangan kita akan terhalang dari perbuatan kotor, sehingga kita benar-benar mampu menjadi pelayan masyarakat yang AMANAH, JUJUR, BERLAKU ADIL tanpa pandang bulu, serta sepenuh hati mengayomi masyarakat Indonesia, khususnya warga Ibu Kota Jakarta,” tegas Habib Salim Jindan Bahrun.

Doa Istimewa: Persiapkan Menuju Jabatan Kapolri

Lebih jauh, Habib Salim Jindan Baharun menyampaikan doa yang sangat istimewa dan penuh harapan besar bagi masa depan karir dan pengabdian Kapolda Metro Jaya.

“Kami dari Majelis DZikir Prabowo RI 1 dan Majelis Zikir RI 1 mendoakan menjadi Kapolri dengam adanya sinyal dari Allah mengangkat Bapak Kapolda Metro Jaya untuk mengemban amanah besar ini sebagai pemimpin berbintang tiga, merupakan awal yang indah, proses yang diridhai Allah SWT, serta menjadi persiapan nyata dari Allah untuk tangga jabatan Kapolri. Kami berharap dan berdoa, semoga Bapak Kapolda metro mempersiapkan diri untuk dipilih Allah SWT dan diangkat oleh Allah serta mendapat kepercayaan penuh dari negara untuk menduduki jabatan tertinggi sebagai KEPALA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA (KAPOLRI). Mudah-mudahan Bapak menjadi salah satu putra terbaik bangsa yang mampu membawa Polri semakin dicintai, dipercaya, dan dirindukan kehadirannya oleh seluruh rakyat,” doa Habib Salim dengan penuh keyakinan.

Kapolda Metro Jaya Tegas: Mafia Tanah Akan Diputus Sampai Akar

Menyikapi permintaan dan harapan masyarakat terkait maraknya kasus kejahatan terorganisir khususnya Mafia Tanah yang meresahkan, Kapolda Metro Jaya memberikan tanggapan yang sangat tegas dan lugas. Beliau menegaskan tidak ada tawar-menawar dalam penegakan hukum.

“Saya tegaskan di sini, di bawah kepemimpinan saya, kejahatan apa pun termasuk Mafia Tanah tidak akan kami beri tempat, tidak ada kompromi, dan akan kami putus jalannya sampai ke akar-akarnya. Terkait kasus yang dilaporkan, di mana pelaku utama Santoso Halim sudah terbukti bersalah, sudah divonis berkekuatan hukum tetap, sudah ditangkap, dan kini sedang mendekam di dalam penjara, maka proses hukum tidak boleh berhenti sampai di situ. Siapa pun yang terlibat, baik itu kaki tangan, penadah, penerima bagi hasil, maupun pembantunya, harus ikut bertanggung jawab dan menghadapi proses hukum yang sama beratnya,” tegas Kapolda Metro Jaya.

Permintaan Tegas: Tangkap Mafia Tanah Santoso Halim, Bunjoko Sudarmo & Pasang Police Line di Lokasi Depok yang dirampas Mafia Tanah

Sejalan dengan sikap tegas tersebut, Habib Salim Jindan Baharun kembali menegaskan permintaan resmi dengan segala hormat namun tidak bisa ditawar lagi.

“Kami meminta dengan segala hormat, Kapolda Metro Jaya segera memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan PROSES HUKUM YANG SERIUS, TUNTAS, dan BERAT terhadap saudara SANTOSO HALIM YANG BURONAN, BUNJOKO SUDARMO. Berdasarkan data, fakta hukum, dan laporan yang sudah kami serahkan, Bunjoko Sudarmo ini terbukti merupakan penadah, penerima hasil, sekaligus pelaksana pembagian keuntungan dari sindikat Mafia Tanah yang dipimpin Santoso Halim tersebut. Karena pimpinannya sudah di VONIS penjara, maka rekannya ini tidak boleh dibiarkan lepas begitu saja. Harus segera ditindak dan diamankan.”

“Selain itu, kami juga meminta Bapak Kapolda segera menginstruksikan Kapolres Kota Depok untuk turun tangan langsung ke lapangan. Segera amankan lokasi TKP, serta pasang POLICE LINE secara resmi pada rumah dan tanah yang menjadi objek sengketa atau yang menjadi korban mangsa dari aksi kejahatan Mafia Tanah tersebut. Hal ini wajib dilakukan agar aset tersebut aman, tidak berpindah tangan, tidak dirusak, dan tidak terjadi kerusuhan atau kekacauan di lokasi demi melindungi hak milik yang sah,” pungkas Habib Salim Jindan Bahrun. (Redaksi RI1TV.COM)

Penulis

Media Dakwah, Media Informasi RI1, Istana, Pemerintah dan Penegakkan Hukum, Fungsi Kontrol Sosial Dakwah Kemasyarakatan, The Power Of Dzikir, Konsultan Hukum & Spritual, Advokasi dan Mediasi berbasis Usaha Dakwah dan Iman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less