Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Istana Negara » Presiden Prabowo Marah Besar, Program MBG Penuh Masalah & Wajib Ditertibkan! Habib Salim Jindan Baharun Ajak Masyarakat Awasi

Presiden Prabowo Marah Besar, Program MBG Penuh Masalah & Wajib Ditertibkan! Habib Salim Jindan Baharun Ajak Masyarakat Awasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RI1TV.COM | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menyampaikan kemarahan dan kekecewaan yang sangat mendalam terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Beliau pada hari Selasa, 12 Mei 2026, saat menghadiri dan memberikan arahan dalam Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan penting tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa banyak sekali kekacauan, ketidaksesuaian, dan masalah yang ditemui di lapangan dalam pelaksanaan program unggulan pemerintah ini. Oleh karena itu, Beliau memerintahkan dengan keras agar seluruh sistem, pengelolaan, dan pelaksanaannya HARUS DITERTIBKAN SECARA TOTAL DAN TEGAS. Tidak ada lagi toleransi bagi kelalaian maupun kesengajaan yang merugikan tujuan mulia program ini.

“Saya sangat kecewa dan marah. Saya dapati banyak sekali masalah di sana-sini, banyak yang tidak beres. Program ini dibuat untuk masa depan bangsa, untuk kesehatan dan kecerdasan anak-anak kita, tapi ternyata jalannya masih banyak yang menyimpang. Saya perintahkan, semuanya harus segera ditertibkan. Siapa pun yang melanggar, menyalahgunakan wewenang, atau bermain-main, akan saya tindak tegas,” tegas Presiden Prabowo dengan nada suara yang serius dan berwibawa.

Habib Salim Jindan Baharun: Pengawasan Sembarangan Justru Lahirkan Korupsi Baru

Merespons pernyataan tegas Presiden Prabowo tersebut, tanggapan resmi disampaikan langsung oleh Presiden Majelis Zikir Prabowo RI 1 dan Presiden Majelis Zikir RI 1, Habib Salim Jindan Baharun. Pernyataan ini beliau sampaikan saat sedang melaksanakan Kunjungan Kerja di Wilayah Jawa Timur, dan disiarkan secara langsung melalui siaran daring (online).

Dalam tanggapannya, Habib Salim menyoroti fenomena yang kini marak terjadi, di mana banyak orang yang tiba-tiba mengaku sebagai “pahlawan”, mengaku memiliki wewenang, dan mengaku ditugaskan khusus untuk melakukan pengawasan serta mengontrol pelaksanaan MBG di daerah-daerah. Menurut Beliau, fenomena inilah yang menjadi sumber utama lahirnya masalah baru yang jauh lebih besar.

“Kami tegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia, keberadaan orang-orang yang sembarangan mengaku mengawasi, mengaku mengontrol, dan mengatur jalannya MBG itu JUSTRU MELAHIRKAN KORUPSI-KORUPSI BARU. Dan kebiasaan teman teman yang coba ambil posis baru sehingga punya nilai bergening, Itu semua adalah bentuk penyalahgunaan kewenangan yang nyata dan terbuka,” ujar Habib Salim Jindan Baharun yang dikenal sebagai Penasehat Hukum dan Spritual dalam penjelasannya tersebut.

Beliau menjelaskan, dengan adanya praktik semacam itu, menambah terjadilah sistem pembagian jatah yang tidak wajar. Mulai dari anggaran yang turun dari pusat, terus dipotong di sini, dipotong di sana, diteruskan ke bawah lalu dipotong lagi, hingga uang yang tersisa untuk membeli bahan makanan menjadi sangat sedikit dan tidak cukup.

“Ini sebenarnya adalah KORUPSI BERJAMAAH yang berjalan panjang, terstruktur, dan masif. Uang dari pusat sudah dipangkas berkali-kali oleh banyak tangan, jadi tidak heran kalau akhirnya makanan yang sampai ke tangan anak-anak itu TIDAK BERGIZI LAGI, KUALITASNYA BURUK, TIDAK LAYAK MAKAN, bahkan kita sering mendengar dan menemukan kasus keracunan di mana-mana. Itu semua murni karena ulah tangan-tangan jahat yang memakan hak anak bangsa,” ungkap Habib Salim dengan nada menyesal.

Himbauan Penting: Masyarakat & Guru Harus Aktif Mengawasi dan Melapor

Melihat kondisi yang sudah sangat memprihatinkan ini, Habib Salim Jindan Baharun selaku pimpinan Majelis Zikir Prabowo RI 1 dan Majelis Zikir RI 1, menghimbau dengan sangat serius dan mendesak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk BERBERSAMA-SAMA MENJAGA, MENGAWASI, DAN MEMASTIKAN PROGRAM INI BERJALAN BAIK.

“Kami mengajak seluruh bapak ibu, warga masyarakat, dan secara khusus kami tujukan kepada PARA GURU-GURU YANG MENERIMA LANGSUNG MAKANAN TERSEBUT DI SEKOLAH, tolong jangan diam saja. Bapak Ibu Guru adalah orang tua kedua bagi murid-murid, tolong perhatikan dan teliti betul apa yang dimakan oleh anak-anak ini,” seru Habib Salim.

Beliau meminta, setiap kali makanan MBG diterima di sekolah atau di pos pelayanan, segera lakukan langkah-langkah ini:

1. Analisis kualitasnya: Lihat bahannya, ukurannya, rasanya, kebersihannya, dan kelayakannya. Apakah benar-benar bergizi? Apakah pantas dimakan?
2. Dokumentasikan: Foto, rekam, dan catat semuanya dengan lengkap. Jadikan ini bukti yang kuat.
3. Buat Laporan: Segera buat catatan tertulis atau laporan resmi mengenai kualitas makanan yang diterima, bagaimana kondisinya, dan seperti apa isinya.

Ke Mana Harus Melapor?

Habib Salim menegaskan, jika ditemukan masalah, penyimpangan, kualitas buruk, ada indikasi pungutan liar, atau ada yang memotong hak anak-anak, maka:

✅ LAPORKAN LANGSUNG KEPADA PIHAK PENGELOLA MBG DAN PIHAK PENGAWASAN RESMI PEMERINTAH yang ada di daerah masing-masing. Karena setiap pelaksanaan MBG sudah pasti memiliki petugas pengawasannya sendiri, maka tanyakan, cari, dan laporkan langsung kepada atasan atau petugas pengawas resmi tersebut. Atau paling mudah viralkan, untuk memberi pelajaran berharga efek jera.

✅ ATAU LAPORKAN KEPADA KAMI: MAJELIS DZIKIR PRABOWO RI 1 DAN MAJELIS ZIKIR RI 1. Kami siap menampung laporan, mendampingi, dan memperjuangkan keadilan ini bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto.

“Jangan takut dan jangan ragu. Lapor saja apa adanya. Kami tidak akan diam melihat hak anak bangsa dirampas dan dikorupsi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Habib Salim Jindan Baharun dengan tegas dan berani. (Redaksi RI1TV.COM Jakarta)

Penulis

Media Dakwah, Media Informasi RI1, Istana, Pemerintah dan Penegakkan Hukum, Fungsi Kontrol Sosial Dakwah Kemasyarakatan, The Power Of Dzikir, Konsultan Hukum & Spritual, Advokasi dan Mediasi berbasis Usaha Dakwah dan Iman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less